Langit

Lembaran di atas itu mengubahiku,
dan kamu, dan dunia
Aku tak tahu apa yang menyipunya
yang pasti ia mulai merona
dengan amat perlahan..
dari pekat pada cerah

Pada waktu itulah biasanya aku terbangun,
dan kamu, dan dunia
Lalu kita bangkit tergesa
melirik lembar merona itu semata sebagai penanda
bahwa waktu.. waktu!
Pelari tercepat itu lagi-lagi memburu

Maka hari itu, lagi,
kita mengejar hidup di bawah semburatnya
tanpa sempat mengagumi

Published by

afina

the girl who struggle with the question, "Who am I?"

Leave me some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s