Bung Karno Ini Ngawur..

Salah satu buku sangar yang diwariskan Eyang padaku adalah ini

Bung Karno, Penjambung Lidah Rakjat Indonesia
Bung Karno, Penjambung Lidah Rakjat Indonesia

Setelah membaca beberapa lembar, aku jadi sadar bahwa Pak Karno itu ‘nganu’ sekali .__.

‘Nganu’ yang kayak gimana? Coba aja baca kutipan di bawah ini.

Jadi ceritanya Pak Karno yang masih bersekolah di HBS tertarik dengan teman sekolahnya yang berdarah Belanda. Namanya Mien Hessels. Dia memberanikan diri datang ke rumah perempuan itu, tapi ternyata sampai di sana Pak Karno malah dihina oleh ayah Hessels. “Kenapa kamu berani-berani mendekati anakku? Keluar, kamu binatang kotor. Keluar!” begitulah katanya.

Lalu inilah lanjutan yang diceritakan oleh Pak Karno…

23 tahun kemudian, yaitu tahun 1942. Jaman perang. Aku sedang melihat-lihat etalase pada salah satu toko pakaian laki-laki di suatu jalanan Jakarta, ketika aku mendengar suara di belakangku, “Sukarno?”

Aku berpaling memandangi seorang wanita asing, “Ya, saya Sukarno.”

Dia tertawa terkikik-kikik, “Dapat kau menerka siapa saya ini?”

Kuperhatikan dia dengan seksama. Dia seorang nyonya tua dan gemuk. Jelek, badannya tidak terpelihara. Dan aku menjawab, “Tidak, nyonya. Saya tidak dapat menerka. Siapakah nyonya?”

“Mien Hessels,” dia terkikik lagi.

Huhhhh! Mien Hessels! Putriku yang cantik seperti bidadari sudah berubah menjadi perempuan seperti tukang sihir. Tak pernah aku melihat perempuan yang buruk dan kotor seperti ini. Mengapa dia membiarkan dirinya sampai begitu. Dengan cepat aku memberi salam kepadanya, lalu meneruskan perjalananku. Aku bersyukur dan memuji kepada Tuhan Yang Maha Penyayang karena telah melindungiku. Caci maki yang telah dilontarkan bapaknya kepadaku sesungguhnya adalah suatu rahmat yang tersembunyi. Kalau dipikir-pikir tentu aku takkan bisa lepas dari perempuan ini. Aku bersyukur kepada Tuhan atas perlindungan yang telah diberikanNya. Huhhh, orang apa itu!

Pak Karno ini… -___- beneran, nguuawur cak! Aku nggak habis pikir sama kata-kata yang ku-underline itu. Gimana coba perasaannya Hessels kalau baca buku ini? Kasian.. *pukpuk*

Published by

afina

the girl who struggle with the question, "Who am I?"

2 thoughts on “Bung Karno Ini Ngawur..”

    1. Padahal dia juga terkenal pintar menulis surat-surat cinta yang romantis. Mungkin kehalusan bahasanya cuma bisa keluar kalau sama orang cantik – -‘

      Like

Leave me some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s