Ajaib

Aku sedang mencoba berpikir.

Ratusan ribu tahun lalu Gunung Toba meletus. Katanya letusan itu dahsyat sekali hingga mengurangi populasi dunia hingga tinggal sepersekiannya saja. Gunung Krakatau juga meletus, disertai tsunami. Selain yang dua itu, banyak sekali peristiwa alam yang mencabut nyawa manusia di bumi.

Atau mungkin nggak usah jauh-jauh sampai ke bencana-bencana masa lalu itu. Aku mencoba berpikir tentang Indonesia sejak masa kolonialisme. Tentang berbagai perang yang terjadi bergantian di seluruh tanah air. Tentang wabah penyakit dan kelaparan. Kerja paksa. Korban-korban yang tewas saat melakukan pemberontakan. Atau mereka yang wafat di tanah perasingan. Aku mencoba mengingat tentang bulan November 1945 di Surabaya dan membayangkan apa yang dilakukan Eyang saat itu.

Sekarang, aku berada di sini. Aku hidup.

Itu artinya kedua orang tuaku hidup. Keempat kakek nenekku hidup. Kedelapan buyutku hidup. Keenambelas orang tua buyutku hidup. Ketigapuluhdua kakek-nenek dari buyutku juga. Dan seterusnya.. dan seterusnya.

Coba, kalau satu saja dari leluhurku itu tidak berhasil bertahan hidup.. akankah aku ada?

Ketika aku mencoba berpikir seperti ini, kehidupan ini jadi terasa… ajaib.

Published by

afina

the girl who struggle with the question, "Who am I?"

3 thoughts on “Ajaib”

Leave me some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s