Hup-hup-hup!

Beberapa hari lalu di tengah ke-sumpek-an, kebosanan, ke-‘turun’-an yang tiba-tiba, aku berpikir tentang hal-hal yang aku inginkan.

Aku cuma ingin hidup di daerah kaki gunung supaya bisa tidur menggunakan selimut tebal. Supaya pada pagi hari aku akan keluar rumah, mencari-cari matahari untuk merasakan hangatnya di seluruh kulit. Lalu aku akan makan mi rebus, minum teh hangat, atau sekadar menyentuh leher dengan tangan. Sensasi dingin yang diimbangi oleh hangat itu bagiku nomor satu, nggak tertandingi deh!

Aku tidak perlu tahu tentang apa yang sedang terjadi di dunia. Biar saja yang korupsi makin banyak, yang menangis makin meraung, makin gila, banyak yang sekarat, yang dibodohi. Ah.

 

Ini mengingatkanku pada seseorang yang hampir setahun lalu membagi ceritanya padaku. Katanya, impiannya sebenarnya simpel saja: punya keluarga dengan dua anak dan tinggal di dekat pantai. Damai.

Tapi hidup yang ‘hanya’ begitu, katanya, akan membuat pertanggungjawaban kepada Allah lebih sulit. Dia mencoba memperagakan dialog ‘LPJ’ itu, bertanya dengan suara berat, “Hai kamu.. hidup sekian tahun di dunia sudah ngapain aja kamu?” kemudian beralih ke suara alaminya yang menjawab ragu, “Sudah…punya anak dua ya Allah. Terus..punya rumah di dekat pantai,” dan kemudian kebingungan.

Begitulah. Kalau berpikir dunia ini adalah tempat tinggal, mimpiku dan mimpinya itu sudah cukup bagus. Tapi kita tahu kan, dunia ini cuma perhentian singkat. Mimpi-mimpi kita harusnya diletakkan pada masa depan yang lebih depan lagi: akhirat.

Maka aktivitas kita di dunia ini nggak boleh berfokus pada kenyamanan. Di sini segalanya harus jadi usaha untuk mewujudkan mimpi masa depan. Seperti sebuah kutipan yang pernah kubaca tapi kulupakan penulisnya,

Tidak ada istirahat sebelum kaki menapak surga.

Walaupun capek-bosan-sumpek-apapun, ayo bekerja, berusaha. Tidur-saat-udara-dingin-pakai-selimut-tebal-nya? Nantilah gampang kalau sudah di surga. (^^)9 Hup-hup-hup!

Published by

afina

the girl who struggle with the question, "Who am I?"

3 thoughts on “Hup-hup-hup!”

Leave me some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s