Hujan dan Tanah

Hujan jangan marah
Ku tahu kita lama berpisah
dan sama-sama resah..
menanti.. setiap hari..
bersabar menjawab senyum sapa mentari
sambil merawat rindu kecil di hati

Kapan bertemu?
Kapan ‘kan diizinkan berpadu?
Beradu berjuta tanya hingga hampir ragu

Hujan jangan marah,
jangan menyerah
Aku tetap di sini, sampai pagi
sampai esoknya lagi
Tak lelah menunggu lincah jemarimu yang basah

Published by

afina

the girl who struggle with the question, "Who am I?"

Leave me some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s