Orang-orang Dungu

Tapi mengherankan. Kampus itu, sesuatu yang telah jadi masa lalu dalam diriku, sepertinya tumbuh abadi dalam diri orang-orang. Bertahun-tahun, berpuluh-puluh tahun, mereka serahkan diri kepada apa yang mereka sebut sekolah tanpa memperoleh apa-apa dari sana. Telah mereka serahkan hidup lebih dari separo usia mereka dengan rela dan cuma-cuma. Alangkah mengagumkan. Betapa pemurahnya mereka..

“Orang-orang Dungu” dalam Tambo

Published by

afina

the girl who struggle with the question, "Who am I?"

Leave me some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s