Diary Kecil Nina

Diary, hidup ini kadang bosan ya rasanya. Setiap hari gitu-gitu saja nggak ada yang spesial.
Hari ini juga ulanganku dapat 95. Matematika. Temen-temenku ada yang muji, iri, ada juga yang nggak peduli. Tapi Bu Indah muji aku, katanya hebat. Tapi tiap kali ulangan juga begitu. Kalo nggak 90 ya 100. Terus aku dipuji sama Bu Indah. Kayak gitu terus. Aku bosan.

Terus aku kan baca biografinya Tomas Alfa Edison yang ada di rak kamarnya Bunda. Katanya Tomas dulu pas kecil bodoh. Aku tanya Bunda, katanya benar. Aku jadi kecewa. Aku pikir Tomas itu waktu kecil pintar gitu. Ternyata bodoh-bodoh aja. Mungkin dulu Tomas waktu kecil kayak Aji ya.

Oh iya Diary, belum aku kenalkan sama Aji ya. Aji itu adikku. Dia kelas tiga SD. Aku nggak pernah cerita tentang dia soalnya dia nakal. Aku nggak suka. Buku pelajaranku dibuat mainan sampai ada yang hilang. Aku pas itu marah sekali. Terus aku cakar Aji. Terus Aji nangis. Terus jambak rambutku. Aku nangis juga. Terus Bunda marahin aku. Aku benci sama Aji.

Kalo yang aku baca di buku cerita Tomas itu ya kayak Aji gitu. Di sekolah bodoh. Aji itu nilainya paling bagus 70. Seringnya ya 50. Berarti masih bodohan Tomas. Dia kan sampai dikeluarkan dari sekolah. Terus dia diajari sama ibunya di rumah. Tapi nanti kalo misalnya Aji dikeluarkan dari sekolah juga aku suruh Bunda nitipkan dia ke Eyang aja. Aku malu kan punya adik kayak dia.

______

Salinan dari blog lama. Rasanya ingin melanjutkan serial kecil ini. :)

Published by

afina

the girl who struggle with the question, "Who am I?"

6 thoughts on “Diary Kecil Nina”

Leave me some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s