Diary Kecil Nina: Makan Tulang

Diary, kamu tahu nggak kalau tulang itu bisa dimakan?

Kamu pasti nggak tau ya. Nggak papa aku juga baru tahu kok. Kemarin waktu piknik aku bawa bekal ayam. Terus aku makan. Teman-teman yang lain juga semua makan. Terus aku sudah selesai makan. Terus Dimas tunjuk kotak bekalku. “Kok nggak dimakan?” “Apanya?” “Itu tulangnya.” Terus aku heran. Kata Dimas tulang muda bisa dimakan.

Sampai rumah aku tanya bunda. “Bunda apakah tulang bisa  dimakan?” “Bisa” Terus aku heran. Kok bisa???? Kayak anjing aja makan tulang kan aneh ya kan. Kata bunda tulang muda bisa dimakan. Bisa juga dipresto. Tulang jadi bisa dimakan karena jadi empuk. Malamnya ayah bunda aku sama Aji makan di restoran ayam tulang lunak. Ayamnya enak. Aku pesan minum es campur juga enak sekali. Aku senang sekali makan sama ayah dan bunda. Tapi Aji makannya lama terus nggak suka sayur. Padahal kan sayur enak kan ya. Aji aneh.

Gitu diary. Maaf ya aku pergi makannya nggak ngajak-ngajak kamu karena kamu kan juga nggak bisa makan aku bingung gimana mau ngajak kamu ke restoran ayam tulang lunak. Tapi kan aku ceritain di sini ke kamu jadi kamu juga bisa tahu walaupun nggak ikut makan kan. Udah deh gitu aja buat hari ini. Dada diary!!!

Published by

afina

the girl who struggle with the question, "Who am I?"

Leave me some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s