Lalu

Waktu terasa panjang ketika kamu berjalan sendirian di tengah kegelapan.

Setiap hari aku punya waktu yang panjang untuk bertanya-tanya.. apa yang ada di balik ini? Apa yang sedang coba diajarkan padaku? Apa yang harusnya kuambil sebagai sari hikmah?

Apa semua cuma acakan kejadian tanpa makna dan maksud?

Hari-hari dimulai pada pukul delapan atau sembilan, sedangkan gelapnya sudah melahap sejak pukul lima.. Waktu yang panjang terkombinasi dengan perasaan ‘buang-buang waktu’.

Apa maksudnya semua ini?

Published by

afina

the girl who struggle with the question, "Who am I?"

Leave me some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s