Satu Kejadian, Kejadian Lain, dan Kejadian Yang Lain Lagi

Satu Kejadian.

Kejadian Lain.

Kejadian Yang Lain Lagi.

Kadang tiba-tiba saja muncul suatu ‘kesadaran’ bahwa beberapa kejadian independen itu saling terhubung. Rasanya seperti ‘ting’ yang muncul entah dari mana. Tidak berdasar. Lalu karena tak ada bukti empiris, kita diam dan terus mengamati saja, berusaha hati-hati menarik kesimpulan.. berusaha tidak mengira-ngira..

Dan terjadilah Kejadian Lainnya Lagi, Kejadian X, Kejadian Y. Yang tadinya hanya ‘ting’ kini berubah menjadi denting-denting harmoni di belakang kepala. Bahkan pada suatu titik denting-denting itu seolah bicara dengan suaranya sendiri, membentuk kata-kata, cerita-cerita panjang dengan berbagai versi kemungkinan.

Oh, begitu..

Semuanya tetap tanpa dasar, tapi kita sudah bisa mengangguk-angguk. Tiba-tiba merasa paham.

Hai. Aku rindu jadi gadis sekolahan yang gampang teraduk-aduk perasaan.

Published by

afina

the girl who struggle with the question, "Who am I?"

Leave me some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s