allaahumma anta rabbii, laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii, wa anaa ‘abduka, wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, a’uudzubika min syarri maa shana’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bidzanbii, faghfirlii, fa innahu laa yaghfiru-dzdzunuuba illaa anta.

Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau. Engkau telah menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Atas persaksian-Mu* dan janji-Mu** aku laksanakan semampuku***. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.

* Yang dimaksud ahd (persaksian) adalah persaksian yang dinyatakan oleh manusia di alam ruh ketika ditanya oleh Allah, “Bukankah Aku ini Rabb kalian?” Maka mereka menjawab, “Benar.”

** Yang dimaksud dengan wa’d (perjanjian) adalah janji Allah untuk memasukkan orang mukmin yang tidak menyekutukan-Nya ke dalam surga.

*** Menunjukkan bahwa seorang hamba tidak akan sanggup melakukan apa yang Allah wajibkan padanya seluruhnya.

Published by

afina

the girl who struggle with the question, "Who am I?"

Leave me some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s