Nguping Bocah: Pengaruh Tren Cincin Akik terhadap Kesejahteraan Anak, Sebuah Studi Kasus

A: “Wahh seneng banget deh hari ini bisa keluar rumah.”

D: “Lho emangnya biasanya gimana?”

A: “Biasanya setiap hari..” (sambil menggilir kesepuluh jari seperti sedang berhitung) “.. di rumah, di rumah, di rumah, di rumah, di rumah, di rumah, di rumah, di rumah, di rumah, di rumah. Kalau aku ajak keluar jawabannya selalu..” (sambil menggilir kesepuluh jari lagi) “.. ga ada duit, ga ada duit, ga ada duit, ga ada duit, ga ada duit, ga ada duit, ga ada duit, ga ada duit, ga ada duit, ga ada duit.”

D: “Haha. Uangnya ditabung mungkin buat kamu sekolah.”

A: “Ayah tuh sebenarnya uangnya banyak. Tapi disimpen buat beli cincin.”

Published by

afina

the girl who struggle with the question, "Who am I?"

Leave me some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s