Sebagian dari Kenangan Adalah Angan

Sebagian dari kenangan sejatinya adalah angan-angan.

Itulah bagian yang paling menyedihkan dari kenangan.  Bahwa kenangan bisa jadi sangat jauh dari kenyataan. Kenangan hanyalah konstruksi, sebagaimana kita mengangankan sesuatu terjadi di masa lalu. Untuk menuruti angan-angan itu kita pun menyeleksi bagian yang indah-indah saja, kemudian merangkainya menjadi foto dan love letter yang manisnya bisa membuat diabetes.

Sementara masa lalu yang sesungguhnya akan sesegera itu kita lupakan. Atau kita utak-atik. Mengganti warna langitnya menjadi lebih biru. Menghilangkan bau asap kendaraan yang mengepul-ngepul. Bahkan menukar aktor dan dialog yang diucapkannya. Semua semau angan kita.

Sebenarnya tidak hanya yang indah-indah. Kadang kita juga dengan lihai mengubah masa lalu menjadi lebih mengerikan. Kita menghapus senyum-senyum tulus dan melukiskan senyum-senyum lugu-nan-bodoh. Yang satu ini kita kerjakan demi membuat diri-saat-ini tampak lebih baik ketimbang diri-yang-lalu.

Angan-angan yang indah maupun angan-angan yang mengerikan, keduanya tetap sama-sama menyedihkan.. karena kita tidak lagi benar-benar mengingat masa lalu.

Lalu adakah hal nyata yang tersisa?

Published by

afina

the girl who struggle with the question, "Who am I?"

3 thoughts on “Sebagian dari Kenangan Adalah Angan”

Leave me some words

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s