The New Her!

Percakapan ini ditulis ulang dari pesan singkat tanggal 14 September 2011, pagi hari. Tulisan yang dicetak abu-abu itu pesan dari saya dan yang hitam pake align kanan dari kawan saya tercinta.

 

Halo La, yaapa kabarmu? Kuliah gimana? Matkulmu apa aja?

Wa’alaikumsalam Vivin. Baik-baik aja, aku nyampe teori-teori psikolog tahun 1900-an. Kamu baik-baik di sana? Aku Sheila loh Vin, bukan Lala.

Aku baru aja mulai kuliah minggu ini, masih awal banget, mbahas mulai dari filsafat. Err ._.a aku bingung. Memangnya kenapa kalo ‘Lala’? Pingin dipanggil ‘Sheila’ aja gitu ta?

Aduh cek pinternya Vin kamu itu. Iya Vivin, aku sekarang Sheila bukan Lala lagi.

Hmm ada alasan tertentu ta Sheil? :)

Dalam hidup harus ada perbaikan Vivin, dan itu perintah Allah dalam kitab kita. Manusia harus berubah untuk selalu menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk orang lain juga diri sendiri. Lala yang dulu udah ga ada, yang ada Sheila yang sekarang. Setuju ngga Vin?

Pendewasaan diri kita dimulai dari pola pikir kita sendiri, tanpa terasa waktu terus berjalan dan umur kita semakin bertambah. Dengan bertambahnya usia, harusnya bertambah pula pengalaman kita dan itu yang akan merubah pola pikir kita. Bersyukur aku masuk psikologi Vin, mungkin akan bermanfaat minimal untuk anak-anakku kelak, aamiin.

Iya setuju kok Sheil. Wah jadi penasaran pingin lihat kamu yang sekarang perubahannya kayak apa. Wah aku juga motivasi awalku masuk psikologi biar bisa bentuk keluarga yang baik :) semoga kita bisa ya.

Pasti bisa karena semua itu ada hidayahNya, aamiin Vivin.

Uwwoo :O Aku jadi termotivasi lho waktu membacanya. Aku juga harus bisa jadi lebih baik. Kamu juga!

Advertisements

Eh??

Sore hari, tanggal 3 September 2011, di sebuah toko di sebuah mall di Surabaya..

A: “Toko Anu (menyebut sebuah nama retailer bidang produk telekomunikasi yang terkemuka) buka lowongan lho, soalnya karyawannya banyak yang keluar. Enak kalau kerja di sana, bayarannya sendiri-sendiri. Apalagi kalau sudah jadi karyawan lama.”

Kawan Mbak A kemudian bertanya sedikit tentang cara menjadi ‘karyawan lama’, dan Mbak A menjelaskan tentang masa training dan lain-lain. Kemudian dia melanjutkan satu poin syarat yang.. penting,

A: “Tapi nggak boleh pake jilbab.

Eh??

Masih ada yang begini? Sedih juga dengarnya. Pelanggaran HAM?

Sumber gambar dari sini

 

Btw katanya sih hari ini ‘Hari Solidaritas Jilbab Internasional’.

Lion or Hippo

Singa atau kudanil, mana yang lebih keren?

Kalau kamu menanyakan pada anak kecil, terutama anak laki-laki, biasanya mereka akan menjawab singa. Kenapa? Ya karena singa itu kuat dan gagah, raja hutan! Mungkin juga karena film yang dibuat Disney adanya Lion King. Kalo Hippo King nggak ada tuh :))

Kenapa bahas hewan-hewan begini?

Haha, nggak papa. Hari ini aku tiba-tiba teringat dengan sebuah cerita dalam Gash Bell, manga karya Makoto Raiku.

(Nah sampai bagian sini aku jadi bingung. Aku ingin menuliskan sepotong cerita dalam manganya.. tapi mungkin akan susah dipahami kalau yang baca nggak pernah mengenal jalan ceritanya Gash Bell.

Ah sudahlah, aku lanjut saja ya. Kalau ada bagian yang nggak mudeng, coba browse deh. Atau tinggalkan pertanyaan melalui komentar. Atau abaikan saja post ini – -”)

Cerita ini dimulai.. kalau nggak salah setelah Faudo Arc, setelah Kyanchome mendapatkan jurus ilusi yang baru di bukunya. Dengan kekuatan baru ini, Kyanchome mendapatkan rasa percaya diri yang baru. Ia tidak lagi takut menghadapi musuh.

Continue reading Lion or Hippo

Balik Kucing

Setelah selama 26 hari merayap-rayap di tanah asing, akhirnya pada tanggal 27 Agustus kemarin aku balik kucing ke gua.

Rasanya?

Hmmh.. agak sulit untuk digambarkan :/ Di luar dugaan, rasanya nggak lega, senang, dan santai. Malah agak terasa asing dan dingin.

Saat menapakkan kaki keluar gerbong, udara sejuk pagi hari menyambutku. Berjalan bersama teman-teman ASUI terasa aman. Tapi saat kami keluar stasiun, bertemu keluarga masing-masing, dan berpisah, rasanya mulai agak menakutkan.

Kenapa? Errh.. entahlah.

Continue reading Balik Kucing